NextDevers, sadar nggak sih kalau sekarang AI udah makin melaju pesat di berbagai sektor? Dari otomatisasi proses produksi sampai customer service yang makin canggih, AI udah jadi game-changer buat company di seluruh dunia. Bahkan, mulai tahun 2025, implementasi AI bakal lebih masif lagi! Why? Here’s the tea:
- 64% bisnis udah expect AI bakal boost productivity mereka.
- AI diprediksi tumbuh 36,6% setiap tahun dari 2023 sampai 2030.
- 72% bisnis udah pake AI at least di satu fungsi bisnis mereka.
- India punya AI Adoption Rate tertinggi di dunia, yaitu 59%.
Selain itu, menurut Forbes Advisor, AI ngasih banyak manfaat yang nggak bisa dipandang sebelah mata for business or company:
- Optimized Operations – AI bisa otomatisin proses yang biasanya manual, bikin semuanya lebih efisien dan pastinya hemat biaya.
- Enhanced Decision-Making – Data bisa dianalisa lebih cepat dan akurat, bikin keputusan bisnismu jadi lebih tepat sasaran.
- Customer Experience Improvement – Interaksi dengan customer bisa lebih personal dan responsif pake AI, bikin mereka makin loyal ke brand.
So, dengan AI yang makin merajalela, gimana nasib company yang nggak mulai adaptasi dari sekarang? Bakal ketinggalan jauh! Dunia digital berkembang pesat, dan AI adalah kunci buat tetep relevan. Mulai dari efisiensi operasional, analisis data yang lebih akurat, sampai interaksi customer yang lebih personal, semua bisa di-level up dengan AI.

Nah, Dee Ferdinand, AI-Driven Digital Strategy Consultant juga ngasih insight ke para startup di Academy Bootcamp 10th NextDev, he said Generative AI itu punya keunggulan banget dibandingkan AI lain. “AI yang satu ini lebih bisa ngertiin konteks dan nyesuain interaksinya ke keadaan yang ada. Jadi, kalau dibandingkan dengan AI yang biasa, Generative AI tuh bisa berkomunikasi lebih alami dan lebih paham apa yang kita butuhin,” katanya. Kebayang kan betapa ngebantunya AI?
Ferdinand juga sharing beberapa kesalahan umum yang harus dihindari, seperti:
- Nggak punya tujuan yang jelas, kamu harus tau dulu AI ini buat ngapain, supaya bisa dapetin hasil yang maksimal.
- Kurangnya konteks dan informasi, jangan asal input, AI butuh data yang lengkap biar hasilnya sesuai harapan atau yang kamu butuhin.
- Mengabaikan testing dan personalisasi, sesuaikan dan uji coba terus supaya AI bisa ngasih hasil yang relevan sama kebutuhan bisnis kamu.
Sama kayak yang NextDevers lakukan di Bootcamp, yang selalu fokus buat nge-test dan adaptasi berbagai hal buat berkembang, hal yang sama juga berlaku di dunia AI. Proses evaluasi dan personalisasi is the key!
Yes, dari sini bisa keliatan banget kan gimana AI, khususnya Generative AI, bisa jadi game-changer buat bisnis? Makanya, di 10th Academy Bootcamp, fokusnya bukan cuma ngenalin AI, tapi juga bikin kurikulum yang lebih komprehensif dan ringkas, supaya startup bisa berkembang with stronger business fundamentals.
So, NextDevers, kamu sendiri udah manfaatin AI untuk pekerjaan atau startup kamu?
